PUBG Indonesia – Kabar cukup mengejutkan datang dari Bigetron Red Aliens, dimana mereka mengumumkan kedatangan satu pemain baru.
Dia adalah Muhammad Dhiya atau biasa dikenal dengan nama uHigh, yang telah resmi bergabung dengan tim BTR RA.
Kabar ini membuat para fans PUBG Mobile di Indonesia cukup terkejut, pasalnya Bigetron bisa mendapatkan pemain sekelas uHigh.

UHigh sendiri baru saja mengumumkan salam perpisahan dengan tim lamanya yaitu Team Secret, selang beberapa jam sebelum resmi diumumkan sebagai pemain baru Bigetron Red Aliens.
Mendatangkan pemain sehebat uHigh juga merupakan langkah yang sangat baik, yang dilakukan oleh BTR RA. Apalagi, melihat penampilannya bersama dengan tim lamanya Team Secret salat baik dan sering mencuri perhatian para fans PUBG Mobile.
Walaupun nantinya akan ada satu pemain yang BTR RA yang dikorbankan sebagai cadangan.
Harga Transfer uHigh
Hingga saat ini pihak Bigetron maupun pihak Team Secret tidak mengumumkan berapa harga untuk membeli atau menjual uHigh.
Namun yang pasti, harganya dirasa cukup tinggi karena uHigh adalah pemain kelas dunia di usianya yang masih muda, belum lagi Bigetron RA membelinya dari Team Secret, salah satu tim eSports ternama di dunia.
Selain rumor biaya transfernya yang tinggi, ada juga 3 fakta unik terkait BTR uHigh;
Masih Muda
BTR uHigh ini masih berusia 17 tahun, hanya berbeda beberapa tahun saja dengan usia para pemain BTR RA yang lain.
Muhammad Dhiya “uHigh” Ulhaq sendiri juga merupakan pemain yang berasal dari Malaysia. Tetapi, dia juga memiliki darah campuran Indonesia.
Pemain Internasional pertama yang bermain di Indonesia
Kemudian, fakta berikutnya, uHigh merupakan pemain Internasional pertama yang bermain di Indonesia. Bahkan, bisa dibilang dia menjadi yang satu-satunya.
Di mana sama sekali tidak ada pemain luar dari pro scene PUBG Mobile yang bermain di liga Indonesia, baru uHigh saja yang berani datang ke Indonesia.
Prestasi uHigh

Fakta ketiga dari uHigh, dia memiliki sejumlah prestasi baik individu maupun secara tim. Prestasi yang paling diingat adalah ketika menjuarai PMPL MY/SG back to back di season 1 dan 2.
