PUBG Indonesia — Peluang Indonesia untuk bersaing memperebutkan gelar juara Grand Final PUBG Mobile Global Open (PMGO) Season 2 2026 masih terbuka. Tiga wakil Tanah Air, yakni Alter Ego Ares, AK Gold Esports, dan Bigetron by Vitality, sama-sama berhasil mengumpulkan poin pada enam pertandingan pembuka.
Alter Ego Ares menjadi wakil Indonesia dengan posisi terbaik setelah mengakhiri hari pertama di peringkat ketiga. AK Gold Esports menyusul di urutan keempat, sedangkan Bigetron by Vitality menempati posisi kesembilan.

Turnamen yang berlangsung di Lahore, Pakistan, tersebut diikuti 16 tim dari berbagai negara. Hasil pertandingan pada Sabtu (24/10/2026) menjadi bekal awal bagi setiap peserta untuk mengejar posisi terbaik sebelum kompetisi memasuki tahap penentuan.
Persaingan di papan atas masih terbuka karena jarak poin antara sejumlah tim belum terlalu lebar. HORAA untuk sementara menguasai klasemen dengan 57 poin, sementara ULF berada tepat di bawahnya dengan 53 poin.
Alter Ego Ares mengoleksi 48 poin, terpaut sembilan poin dari pemuncak klasemen. Posisi tersebut membuat peluang mereka untuk mengejar HORAA masih terbuka, terutama jika mampu meraih hasil maksimal pada pertandingan berikutnya.

AK Gold Esports juga memiliki modal untuk terus menekan pesaingnya. Dengan 44 poin, AKG hanya berjarak empat poin dari Alter Ego Ares.
Kedua tim Indonesia itu kini berada dalam persaingan yang cukup ketat. Tambahan poin pada hari berikutnya bisa mengubah urutan klasemen, sehingga konsistensi permainan menjadi hal penting untuk menjaga peluang mereka.
Bigetron Hanya Terpaut Dua Poin dari Tiga Tim di Atasnya
Berbeda dari dua wakil Indonesia lainnya, Bigetron by Vitality harus memulai hari kedua dari posisi kesembilan. Mereka mencatatkan 37 poin setelah melewati enam pertandingan pertama.

Walaupun berada di luar delapan besar, jarak Bigetron dengan beberapa pesaingnya relatif tipis. WDL, not, dan 4k masing-masing mengumpulkan 39 poin, menempati peringkat keenam hingga kedelapan.
Artinya, Bigetron hanya membutuhkan tambahan poin untuk memperkecil jarak dan berupaya menembus delapan besar. Namun, mereka tetap harus bersaing dengan tim lain yang juga berusaha memperbaiki posisi.
Perolehan poin dari eliminasi dan hasil akhir setiap pertandingan akan menjadi faktor penting. Bigetron perlu menjaga keseimbangan antara bermain agresif dan bertahan agar bisa mengumpulkan poin secara konsisten.
Daftar Klasemen PMGO S2 2026 Setelah Hari Pertama
Berikut posisi 16 peserta setelah menyelesaikan enam pertandingan pada Day 1:
- HORAA — 57 poin
- ULF — 53 poin
- Alter Ego Ares — 48 poin
- AK Gold Esports — 44 poin
- MGLZ — 41 poin
- WDL — 39 poin
- not — 39 poin
- 4k — 39 poin
- Bigetron by Vitality — 37 poin
- VPE — 33 poin
- S26 — 29 poin
- Ulla — 26 poin
- A7 — 25 poin
- BUF — 24 poin
- REG — 22 poin
- INF — 21 poin
Seluruh peserta dijadwalkan kembali bertanding pada Minggu (25/10/2026). Hari terakhir ini menjadi kesempatan bagi tim-tim yang belum berada di posisi ideal untuk mengejar ketertinggalan.
Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah penerapan Smash Rule. Format tersebut mengharuskan tim memenuhi ambang poin yang ditetapkan serta meraih kemenangan sesuai ketentuan turnamen untuk memastikan gelar juara.
Dengan sistem tersebut, keunggulan poin setelah hari pertama belum otomatis menjamin kemenangan. Tim yang berada di papan atas tetap harus menjaga performa, sementara peserta lain masih memiliki kesempatan untuk membalikkan keadaan.
Bagi Indonesia, perhatian tertuju pada tiga wakil yang masih berjuang di kompetisi ini. Alter Ego Ares dan AK Gold Esports berpeluang menekan pemimpin klasemen, sedangkan Bigetron by Vitality perlu memaksimalkan pertandingan tersisa untuk memperbaiki peringkatnya.
Hasil pada hari kedua akan menentukan sejauh mana ketiga tim tersebut mampu melanjutkan persaingan di Grand Final PMGO Season 2 2026.
