PUBG Indonesia – Akhirnya, Tencent Games sebagai pengembang dari game PUBG Mobile mengumumkan telah menghentikan semua layanan dan akses ke pengguna PUBG MObile di India.
Hal ini dipututuskan setelah Kementerian Elektronik dan Teknologi Informasi India melarang 118 aplikasi seluler ada di India, termasuk di dalamnya gim populer PUBG Mobile.
Di lansir dari halaman GSM Arena, Selasa, 2 November 2020, mulai dari tanggal 30 Oktober 2020, Tencent Games telah resmi menghentikan semua layanan dan akses pengguna untuk game PUBG Mobile Nordic Map: Livik dan PUBG Mobile Lite.
Hak merek dari PUBG Mobile juga telah dikembalikan kepada pemilik kekayaan intelektual. Dan kini Tencent Games tidak lagi memiliki hak atas waralaba di India.
“Untuk mematuhi perintah sementara dari Kementerian Elektronika dan Teknologi Informasi tanggal 2 September 2020, Tencent Games akan menghentikan semua layanan dan akses bagi pengguna di India ke PUPUBG Mobile Nordic Map: Livik dan PUBG Mobile Lite. Kami sangat menyesali hasil ini, dan dengan tulus berterima kasih atas dukungan dan cinta Anda untuk PUBG Mobile di India,” kata Tencent Games dalam surat pernyataannya.
Walaupun gim battle royale ini sudah berhenti beroperasi, tetapi Tencent Games belum mengumumkan mengenai data pengguna gim PUBG Mobile di India.
Tidak dijelaskan juga okeh pihak Tencent Games, apakah data tersebut akan dihapus atau disimpan.
“Melindungi data pengguna selalu menjadi prioritas utama dan kami selalu mematuhi undang-undang dan peraturan perlindungan data yang berlaku di India. Semua informasi alur game pengguna diproses secara transparan seperti yang diungkapkan dalam kebijakan privasi kami,” tulis Tencent.
Penghentian operasi PUBG Mobile adalah bagian dari gelombang kedua larangan oleh pemerintah India. Yang pertama pada bulan Juni, beberapa aplikasi asal China sudah dihentikan operasinya, seperti TikTok, WeChat dan bahkan beberapa aplikasi yang terkait dengan Xiaomi seperti Mi Community dan Mi Video Call.
