PUBG Indonesia – Beberapa sistem anti-cheat baru kini telah dikembangkan oleh PUBG Mobile untuk mencegah cheater yang masuk dan merusak suasana kompetitif dalam game.
Dan tentu saja, mereka mengumumkan hasil yang telah ada ini lewat laporan mingguan yang telah dirilis. Pengumuman tersebut juga berisi tindakan tegas yang telah mereka lakukan terhadap kecurangan tersebut.
Hingga kini, PUBG Mobile telah merilis laporan yang ke-23 untuk cheat yang digunakan oleh para pemainnya pada pekan sebelumnya, yaitu dimulai dari tanggal 19 Februari hingga 25 Februari lalu.

Berkat laporan yang dilakukan dalam mingu ini , mengungkapkan ternyata ada lebih dari 1.612.682 akun telah mendapatkan hukuman dari PUBG Mobile. Akun-akun tersebut telah melakukan kecurangan, dengan masing-masing akun telah menerima banned permanen.
Pada laporan terakhirnya, PUBG Mobile telah menghukum setidaknya ada 1.994.845 akun karena melakukan kecurangan tersebut.
Dan dalam minggu ini, mereka telah menghukum 20% lebih sedikit kecurangan dibandingkan dengan minggu sebelumnya.
Hak ini tentunya merupakan penurunan yang bisa dibilang cukup signifikan akan adanya kecurangan yang terjadi. Langah ini pun tentunya juga harus selalu didukung.
Akun-akun Yang Menggunakan Cheat Dalam PUBG Mobile
- 1% dari Akun tier Conqueror
- 6% dari Akun tier Ace
- 11% dari Akun tier Crown
- 13% dari Akun tier Diamond
- 12% dari Akun tier Platinum
- 10% dari Akun tier Gold
- 12% dari Akun tier Silver
- 35% dari Akun tier Bronze
Cheat Yang Digunakan Para Pemain
- 30% cheat yang dipakai oleh para pemain adalah penggunaan auto-aim. Efek dari penggunaan cheat ini tentunya dapat menembak musuh secara otomatis dengan menggunakan skrip pihak ketiga.
- Selanjutnya, sekitar 32% dari cheater menggunakan penglihatan sinar-X. Sinar-X ini digunakan untuk dapat melihat posisi musuh secara jelas lewat dinding.
- Lalu, 26% menggunakan cheat kecepatan untuk mengungguli musuh melalui keunggulan kecepatan gerak yang kita tentunya sangat tidak adil.
- 6% cheater menerima hukuman karena menggunakan modifikasi damage, di mana mereka dapat membunuh orang lain secara instan dengan satu peluru oleh karena adanya peningkatan damage dari peluru yang digunakan.
- 2% cheater di-banned karena memanfaatkan modifikasi karakter hack demi mendapatkan keuntungan yang tidak adil dengan karakter tersebut melalui penggunaan plugin dari pihak ketiga.
- Sementara itu, sisanya sebesar 4% mendapat larangan karena alasan yang tidak dijelaskan.
