PUBG Indonesia — Babak kualifikasi regional PUBG MOBILE Indonesia Open 2026 semakin mendekati puncak. Sebanyak 48 tim terbaik dari 24 kota resmi memastikan tempat di Grand Finals City Qualifier setelah menyelesaikan Round 2 dengan persaingan ketat.
Turnamen ini menjadi ajang pembuktian bagi berbagai tim, mulai dari komunitas hingga profesional. Hasilnya, tidak semua tim unggulan mampu bertahan, termasuk beberapa peserta dari liga papan atas.
Tim Besar Bangkit, VOIN Cetak Rekor
Di Jakarta, dua tim besar yakni BOOM Esports dan Alter Ego Ares tampil dominan. Keduanya berhasil mengamankan posisi teratas meski sebelumnya tidak tampil maksimal di kompetisi liga.
Sementara itu, performa paling mencolok datang dari VOIN Chaikery di Semarang. Tim ini mencetak rekor poin tertinggi dengan total 145 poin dalam satu hari, sekaligus menunjukkan konsistensi luar biasa dengan raihan beberapa kemenangan match.
Menariknya, turnamen ini tidak hanya menjadi panggung tim profesional. Sejumlah tim komunitas justru tampil mengejutkan dan mampu menyingkirkan tim-tim besar.
Salah satu kejutan terbesar terjadi di Manado, di mana runner-up liga musim sebelumnya harus tersingkir lebih awal. Hal ini membuktikan bahwa persaingan di PMIO 2026 benar-benar terbuka dan tidak bisa diprediksi.
Tim komunitas seperti NUV Esports dan BYE TONTENG akhirnya keluar sebagai wakil dari Manado setelah melalui persaingan ketat hingga selisih poin tipis.
Partisipasi Tim Perempuan Jadi Sorotan
Dari Samarinda dan Kendari, tim komunitas perempuan seperti VICTORIA AUT MORS dan CIWI PABJI juga mencuri perhatian. Meski belum berhasil melaju ke Grand Finals, performa mereka tetap mendapat apresiasi karena mampu bersaing hingga Round 2.
Dengan berakhirnya Round 2, kini 48 tim bersiap menghadapi Grand Finals City Qualifier. Mereka akan dibagi ke dalam beberapa grup dan saling berhadapan untuk memperebutkan tiket menuju babak utama.
Format kompetisi yang terbuka membuat setiap tim memiliki peluang yang sama untuk melangkah lebih jauh, termasuk menuju ajang global PUBG MOBILE Global Open 2026.
Persaingan di PMIO 2026 membuktikan bahwa ekosistem esports Indonesia terus berkembang. Tidak hanya tim profesional, komunitas juga mampu tampil kompetitif dan memberikan warna baru dalam turnamen skala nasional ini.
