PUBG Indonesia — Perjalanan RRQ RYU di PUBG Mobile World Cup (PMWC) 2026 akhirnya harus berakhir. Tim asal Indonesia tersebut gagal melewati Survival Stage setelah tidak mampu menembus enam besar dalam 12 pertandingan yang berlangsung pada 11–12 Agustus 2026.
RRQ RYU sebelumnya masih memiliki kesempatan untuk melanjutkan perjalanan ke Grand Finals. Mereka harus mengikuti Survival Stage setelah finis di posisi ke-12 pada Group Stage.
Namun, kesempatan tersebut belum berhasil dimanfaatkan dengan maksimal. RRQ RYU hanya mengumpulkan 63 poin dari 12 pertandingan, terdiri dari 16 placement points dan 47 elimination points. Perolehan itu belum cukup untuk membawa mereka masuk ke enam besar.
RRQ RYU Gagal Kejar Tiket Grand Finals

Persaingan di Survival Stage berlangsung ketat karena hanya enam tim yang berhak mendapatkan tiket menuju Grand Finals. Situasi tersebut membuat setiap poin menjadi penting bagi seluruh peserta.
RRQ RYU sebenarnya masih memiliki peluang untuk mengejar ketertinggalan. Akan tetapi, performa yang kurang konsisten, terutama pada hari kedua, membuat mereka kesulitan memperkecil jarak dengan tim-tim di posisi atas.
Format Survival Stage yang hanya berlangsung selama 12 pertandingan juga membuat setiap kesalahan terasa cukup mahal. Tim yang kehilangan momentum dalam satu atau dua pertandingan harus segera bangkit agar tetap memiliki peluang bersaing.
Dengan hasil tersebut, RRQ RYU menjadi tim Indonesia pertama yang tersingkir dari cabang PUBG Mobile di Esports World Cup (EWC) 2026.
Meski gagal melaju, perjalanan RRQ RYU di turnamen internasional tersebut tetap menjadi pengalaman penting. Mereka telah melewati persaingan Group Stage dan mendapatkan kesempatan untuk bersaing dengan tim-tim terbaik dari berbagai wilayah.
Team Vitality Jadi Harapan Indonesia
Setelah RRQ RYU tersingkir, harapan Indonesia di PMWC 2026 kini berada di tangan Team Vitality.
Team Vitality sebelumnya tampil kuat pada Group Stage dan berhasil memuncaki Grup B. Hasil tersebut membuat mereka memperoleh golden ticket sehingga langsung lolos ke Grand Finals tanpa harus menjalani Survival Stage.
Keuntungan ini membuat Team Vitality memiliki waktu persiapan lebih panjang sebelum menghadapi pertandingan utama. Namun, status sebagai satu-satunya wakil Indonesia juga membuat tekanan terhadap tim semakin besar.
Pada Grand Finals, Team Vitality akan berhadapan dengan tim-tim terbaik yang berhasil melewati rangkaian kompetisi PMWC 2026. Konsistensi akan menjadi salah satu faktor penting jika mereka ingin bersaing di papan atas.
Kemampuan mengumpulkan placement points dan elimination points secara konsisten juga akan menjadi kunci. Setiap pertandingan dapat memberikan perubahan besar pada klasemen, sehingga Team Vitality harus mampu menjaga performa sejak awal hingga pertandingan terakhir.
Kini, perhatian penggemar PUBG Mobile Indonesia tertuju kepada Team Vitality. Setelah RRQ RYU harus mengakhiri perjalanan di Survival Stage, Team Vitality menjadi satu-satunya harapan Indonesia untuk meraih hasil terbaik di panggung PMWC 2026.
