PUBG Indonesia — Kinerja keuangan Krafton pada kuartal pertama 2026 memperlihatkan pertumbuhan yang signifikan. Perusahaan pengembang game asal Korea Selatan tersebut berhasil mencatat kenaikan pendapatan hingga 56,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis Kamis (7/5/2026), Krafton membukukan pendapatan sebesar USD 931 juta atau setara sekitar Rp16,2 triliun. Tak hanya itu, perusahaan juga mencatat laba operasional mencapai USD 381,3 juta.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh performa kuat dari berbagai lini bisnis, terutama sektor game mobile dan PC yang masih menjadi sumber pemasukan utama perusahaan.
Game Mobile dan PUBG Jadi Penopang Utama
Segmen perangkat seluler jadi penyumbang pendapatan terbesar bagi Krafton dengan total pemasukan mencapai USD 477 juta. Capaian itu ditopang oleh peluncuran berbagai konten premium dan kolaborasi intellectual property (IP) yang berhasil menarik minat pemain.
Selain itu, peningkatan jumlah pengguna berbayar pada game Battlegrounds Mobile di India juga memberikan kontribusi besar. Jumlah pemain yang melakukan pembelian dalam game tercatat naik hingga 17 persen.
Pada sektor PC, Krafton berhasil meraih pendapatan sebesar USD 247,1 juta. Angka tersebut dipicu oleh performa stabil PUBG: Battlegrounds yang terus mendapatkan pembaruan konten dan dukungan layanan operasional.
Secara keseluruhan, waralaba PUBG mencatat pertumbuhan sebesar 24 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Total pendapatan franchise tersebut bahkan melampaui USD 679 juta sepanjang kuartal pertama 2026.
Tak hanya dari mobile dan PC, Krafton juga memperoleh pemasukan dari segmen konsol senilai USD 9,3 juta. Sementara kategori bisnis lainnya menyumbang sekitar USD 197,6 juta.
Krafton Fokus Kembangkan AI dan Ekosistem Game
Tren positif ini membuka peluang bagi Krafton untuk kembali melampaui pencapaian finansial sebelumnya. Pada tahun 2025 lalu, perusahaan diketahui berhasil meraih pendapatan lebih dari USD 2,05 miliar.
Keberhasilan itu tidak hanya berasal dari PUBG, tetapi juga didukung performa beberapa game lain seperti InZoi dan Mimesis. Kedua judul tersebut masing-masing berhasil terjual lebih dari satu juta unit.
Kinerja keuangan Krafton juga terlihat semakin kuat pada akhir 2025. Pendapatan sektor PC di kuartal keempat tahun lalu mencapai USD 196,4 juta atau meningkat 24,4 persen secara tahunan.
Untuk menjaga momentum pertumbuhan, Krafton kini berfokus memperluas ekosistem waralaba IP yang sudah dimiliki perusahaan. Strategi tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi Krafton di industri game global.
Selain memperluas bisnis game, perusahaan juga terus melanjutkan transformasi menuju perusahaan berbasis teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang yang telah diumumkan Krafton sejak Oktober tahun lalu.
