PUBG Indonesia – Seperti diketahui, Bigetron Red Villains jadi salah satu dari 4 tim perwakilan Indonesia yang akan bertanding di PMGC 2023 League, November mendatang.
Performa yang baik di 2023 PMSL SEA Fall membuat Bigetron Red Villains di tunjuk sebagai wakil Indonesia bersama tim lainnya.
Sebagai tim peserta, Bigetron Red Villains sendiri tergabung ke dalam Group YELLOW. nantinya, Satar dkk akan melawan tim-tim seperti Vampire Esports, SEM9, Weibo Gaming, Dplus KIA, 4Merical Vibes dan nama lain yang akan segera diumumkan.

Dengan tantangan yang cukup besar, tentu Bigetron Red Villains harus mempersiapkan diri dengan baik apabila mereka mau lolos dari babak Group/League.
Lalu, bagaimana persiapan The Villains menuju PMGC 2023 League? Metode latihan apa yang mereka pakai selama beberapa waktu ke depan?
Maksimalkan program latihan hadapi PMGC 2023 League
Lewat konten di kanal YouTube Bigetron TV, terlihat beberapa penggawa Red Villains memberikan beberapa persiapan mereka menghadapi PMGC 2023 League.
Sang manajer, Alfandro “Taroreh” Taroreh memberikan evaluasi kemajuan tim dimulai dari 2 season PUBG Mobile Super League (PMSL) yang dijalani.
“Progres (dari) PMSL musim lalu, sama musim sekarang beda jauh. Karena persiapan (tim sekarang) itu punya banyak waktu, bukan tentang turnamennya tapi persiapannya,”
“Turnamen itu adalah hasil dari persiapan. Ketika kami sudah bersiap dengan baik, tinggal jalani turnamen (dengan baik),” ujar Taroreh.
Taroreh juga mengatakan, usai menjalani masa libur PMSL, anak-anak Red Villains kembali berlatih untuk menjalani scrim dan turnamen off-season.
“Sekarang ini untuk persiapan ke PMGC setelah libur PMSL 2 minggu tidak ada libur lagi ke PMGC. (Tim) turnamen setiap hari, scrim sampai sabtu (jalani) turnamen setiap hari,” kata Taroreh.
Persiapan Tim Menuju PMGC 2023 League

Genta “GenFos” Effendi dan Ahmad “Kennan” Fathan juga menjelaskan persiapan tim menuju PMGC 2023 League.
GenFos mengatakan, kemungkinan timnya akan melalui rintangan berat di grupnya. Akan tetapi, hal tersebut tidak membuat semangat mereka surut untuk berlatih dari siang sampai ke malam hari.
Bukan hanya itu, GenFos juga menyebut, timnya juga mempelajari pola permainan, strategi dan kekuatan tim dari region lainnya di luar SEA/Asia.
“(Menghadapi) PMGC untuk liganya kemungkinan sangat sulit. Tapi, kami tetap berusaha kami latihan konsisten terus dari jam 2 siang sampai 10 malam, kami mempersiapkan diri untuk (menghadapi) PMGC,” ujar GenFos.
“(Metode) latihannya sama, rutin kaya biasa paling (sebagai tambahan) kami lihat-lihat dari PMPL luar kaya (region) Brasil, Arab untuk tahu bagaimana cara mereka main, strategi dan retake compound serta (hal) lainnya,” imbuhnya.
Kennan menambahkan tekad kuat Red Villains membalas kekurangan di 2023 PMSL SEA Fall, jadi satu target mereka di PMGC 2023 League.
Ini juga bisa menjadi ambisi pribadi dari Kennan untuk memberi kontribusi besar bagi tim Bigetron RV dan membuktikan dirinya layak bermain di panggung dunia.
“Buat PMGC (kami) bakal tetap try hard parah. Mau balas (hasil) PMSL, (saya) kurang beri kontribusi jadi pas (bertanding di) PMGC benar-benar all-in try hard buktikan (kami) layak untuk bermain di PMGC dan (saya bermain) di Bigetron RV,” tuturnya.
