PUBG Indonesia — Tim nasional esports Indonesia nomor PUBG Mobile berhasil mengamankan tiket ke babak utama Asian Games 2026 Aichi-Nagoya usai tampil impresif pada Grand Final babak kualifikasi di Vietnam, Minggu.
Tim Merah Putih menutup turnamen di posisi kedua dan hanya kalah dari Pakistan yang keluar sebagai juara kualifikasi.
Hasil tersebut memastikan Indonesia menjadi salah satu dari delapan negara yang berhak tampil di babak utama cabang esports nomor PUBG Mobile pada Asian Games 2026. Selain Indonesia dan Pakistan, tiket juga diraih Vietnam, Thailand, Yordania, Uzbekistan, Nepal, dan Myanmar.
Keberhasilan ini menjadi pencapaian penting bagi timnas PUBG Mobile Indonesia setelah sempat mengalami awal yang kurang meyakinkan pada fase kualifikasi.
Sebelumnya, Indonesia tergabung di Grup A bersama Arab Saudi, Vietnam, Thailand, Filipina, Hong Kong, Kazakhstan, Kirgizstan, Tajikistan, Turkmenistan, Sri Lanka, dan Yordania.
Tim Merah Putih akhirnya mampu lolos ke Grand Final setelah menempati peringkat kelima pada fase grup. Di babak penentuan, performa Indonesia meningkat signifikan hingga sukses mengamankan posisi runner-up.
Pelatih kepala timnas esports Indonesia, Richard Permana, mengakui Pakistan menjadi salah satu lawan terberat yang akan kembali dihadapi pada Asian Games 2026 mendatang.
Menurutnya, tim Pakistan memang menunjukkan kualitas luar biasa, terlebih mereka juga berstatus sebagai juara PUBG Mobile Global Open (PMGO) Season 1 2026.
Performa Timnas PUBG Mobile Meningkat Drastis

Richard menilai penampilan tim Indonesia di Grand Final menunjukkan perkembangan yang sangat positif dibandingkan hari pertama kualifikasi. Ia menyebut perubahan performa tersebut sangat terlihat dan menjadi modal penting menuju ajang utama di Jepang.
Menurutnya, tim pelatih berhasil melakukan evaluasi dan perbaikan sehingga permainan para pemain jauh lebih solid di fase akhir turnamen.
“Kita mengembalikan performa 180 derajat dari kualifikasi hari pertama PUBG Mobile versus Grand Final. Memang sangat jelas terlihat,” ujar Richard.
Meski demikian, Richard menegaskan bahwa performa di Vietnam belum menggambarkan kemampuan terbaik yang dimiliki timnas PUBG Mobile Indonesia. Tim pelatih masih memiliki banyak pekerjaan rumah untuk menyempurnakan permainan sebelum tampil di Asian Games 2026.
Ia berharap program pemusatan latihan nasional (pelatnas) nantinya dapat menjadi momentum untuk membangun versi terbaik tim Indonesia. Dengan persiapan yang lebih matang, tim Merah Putih diharapkan mampu menunjukkan performa maksimal saat bersaing memperebutkan medali di Aichi-Nagoya.
Tim Pelatih Optimistis Hadapi Babak Utama
Richard juga mengapresiasi dukungan Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) yang dinilai berperan penting dalam proses persiapan tim. Dukungan tersebut membantu pembinaan pemain, mempercepat proses adaptasi antar pemain, hingga mendukung penerapan strategi yang disiapkan tim pelatih.
Sementara itu, pemain timnas PUBG Mobile Indonesia, Fazriel Haikal Aditya, menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang terus memberikan dukungan selama perjuangan tim di babak kualifikasi.
Menurut Haikal, dukungan dari masyarakat menjadi motivasi tambahan bagi para pemain untuk terus memberikan penampilan terbaik dan membawa nama Indonesia di panggung internasional.
Timnas PUBG Mobile Indonesia pada kualifikasi Asian Games 2026 diperkuat oleh Fazriel Haikal Aditya, Juventino Ryan Jeremy R., Micho Ananda Pratama W., Muh Fathyn Zilhaq S., dan Sharfan Syahman Shodiq. Tim ini berada di bawah arahan pelatih Deni Fianda serta asisten pelatih Bintang Prakoso P.
Lolosnya Indonesia ke babak utama menjadi sinyal positif bagi perkembangan esports nasional. Dengan waktu persiapan yang masih cukup panjang, timnas PUBG Mobile Indonesia memiliki peluang untuk tampil lebih kompetitif dan bersaing memperebutkan prestasi terbaik pada Asian Games 2026 di Jepang.
