PUBG Indonesia – Hal menarik mulai ditunjukan Talon Esports di 2024 PMSL SEA Spring. Walaupun mereka tidak bermain di babak Super Sunday week 1, Miseryy dkk berhasil memperlihatkan potensi besar yang membuat mereka lolos di Super Sunday week 2.
Wajar jika Talon Esports di 2024 PMSL SEA Spring masih beradaptasi. Lineup baru yang saat ini diperkuat Linixx dan Axel, terlihat tak terlalu buruk. Pengalaman semua pemain mantan-PJEV ini membuat sang ‘Rising Star’ terus termotivasi.
Meski menunjukkan perkembangan yang signifikan, pada 2024 PMSL SEA Spring ini Talon Esports tidak terlena dengan keadaan. Sebab, mereka masih harus waspada di week 3. Di mana week 3 ini penentuan bagi semua tim agar mereka lolos ke Grand Final.
Evaluasi Talon Esports week 1
Melansir dari ONE Esports, IGL Talon Esports, Alvin Sahri “Miseryy” Ramadhan mengatakan, pada week 1 ini timnya akan mengevaluasi pembacaan game per pemain.
Miseryy merasa, masing-masing pemain perlu memperbaiki bagaimana mereka bermain di setiap map.

Kemudian pada week 2, mereka mencoba untuk melakukan perubahan playstyle dan mindset. Tak hanya itu, sisanya mereka percayakan pada staf pelatih.
“Dari hasil week 1, mungkin yang bisa kami evaluasi dari segi pembacaan game per player. Di week 2, dari kami tentu ada perubahan dari segi playstyle dan mindset. Untuk rotasi pemain dan drop zone kami percayakan semua ke staf pelatih,” ujar Miseryy.
Kekuatan besar Talon Esports di 2024 PMSL SEA Spring

Dari penjelasan yang disampaikan oleh Miseryy sebagai IGL Talon Esports di 2024 PMSL SEA Spring, seperti apa kekuatan besar yang mereka miliki?
1. Jati Diri Mereka Sebagai Pemain Bintang
Menjadi pemain profesional akan membuat setiap pemain memiliki ciri khas tersendiri ketika mereka bertanding.
Contohnya saja, sebagai fragger, mereka memiliki cara bermain seperti apa? Sebagai support mereka punya kelebihan seperti apa? Dan semua mempunyai keunikan tersendiri.
Sama seperti Talon Esports di 2024 PMSL SEA Spring yang masing-masing pemain memiliki keunikan tersendiri.
Seperti RedFace dengan gaya bermainnya yang agresif, Miseryy sebagai IGL dapat membuat keputusan yang tepat untuk tim. Begitu juga dengan Linixx dan Linxx serta Axel, para bintang muda potensial Talon.
Hal itu juga diakui oleh Eksarachman “RedFace” Jayanto. Di mana pada week 2, Talon bermain baik karena setiap pemain mengeluarkan jati diri mereka yang sebenarnya.
“Dari saya pribadi, di week 2 (kemarin) kami lebih mengeluarkan jati diri (kami) yang sebenarnya kami persiapkan untuk di Grand Final,” ujar RedFace.
2. Percepatan Adaptasi
Seperti yang kita tahu, kehadiran Linixx tentu menambah kekuatan dari para bintang eks-PJEV.
Eksa mengatakan, rekannya, Lino (Linixx) tak memiliki masalah sebagai pemain baru. Walaupun baru bermain di PMSL Linixx beradaptasi dan performanya cukup baik.

“Kalau yang perlu dikembangkan dari kami, sebenarnya (kami) tidak terlalu baru. Dari Lino (Linixx) sebagai pemain baru bisa mengimbangi kami bertiga, jadi kalau dibilang (masalah dengan) pemain baru tidak ada masalah begitu,” imbuhnya.
3. Sentuhan Magic S1NYO – La Flame dan keberadaan Axel
Sebagai pelatih yang berpengalaman, Steven “S1NYO” Valerian dan Doni “La Flame” Saputra ikut memberikan andil besar dalam kemenangan Talon Esports.
Cara mereka dalam memetakan pergerakan, menentukan setup penyerangan, pertahanan dan turut mendukung di dalam medan tempur tentu sebagian besar berasal dari mereka.

Seperti apa yang diungkapkan oleh Miseryy sebelumnya, Eksa juga mengatakan bahwa segala hal teknis yang mungkin berubah diatur sepenuhnya oleh para staf pelatih. Dirinya juga tidak bisa menjelaskan banyak hal.
“Kalau (strategi dan hal teknis lainnya) itu mungkin terserah para pelatih. Saya tidak bisa bilang banyak, tiba-tiba mereka mau mengganti (strategi) seperti apa, saya tidak dapat menjelaskan pola pikir mereka bagaimana,” kata Eksa.
Selain andil dari para pelatih, hingga week 2 Talon Esports di 2024 PMSL SEA Spring belum akan menurunkan Axel yang masih inactive karena pendidikan.
Akan tetapi, menjawab pertanyaan dari Buzz Explorers, Eksa menjelaskan bahwa letak kekuatan di Talon sebenarnya juga terdapat pada Axel. Sebab, Axel bisa dikatakan “missing piece” dari performa Talon selama hampir 2 pekan terakhir.
Meski demikian, Eksa menyebut, sekalipun Axel akan kembali, Talon tidak akan gentar bermain di lineup yang kini mereka gunakan bersama Linxx.
“Sosok Axel memang penting untuk line up kami. Tapi show must go on pastinya, kami harus adjust dengan keadaan tersebut,” ucap Eksa.

“Masalah pergantian line up, dari kami sepertinya tidak akan mengambil resiko untuk trial & error karena sudah tidak waktu. Meskipun Axel bisa hadir di Malaysia, kami akan mengunci line up yang sudah kami pakai,” tuturnya.
