PUBG Indonesia – Juventino Ryan “Rosemary” Jeremy Rolos, sebagai pemain yang berpengalaman, tentu sudah kenal dengan semua tipe senjata di PUBG Mobile.
Meskipun saat ini META permainan PUBG Mobile bisa dibilang ‘template’ atau mengikuti satu pola yang sama, namun masih banyak opsi senjata yang dapat digunakan.
Oleh karena itu, di luar dari senjata yang digunakan pada META, kini ada senjata ‘underrated’ atau jarang dipakai oleh para pemain karena banyak faktor.
Seperti yang kita tahu, dalam permainan PUBG Mobile ada beberapa tipe senjata, mulai dari Assault Rifle, Sub-Machine Gun, Shotgun, Designated Marksman Rifle (DMR), Sniper Rifle, Sidearm/Handgun, sampai senjata tipe Special Weapon.
Biasanya, Rosemary lebih sering bermain dengan senjata bertipe Assault Rifle, Sub-Machine Gun dan Shotgun. Namun, sebagai pemain berpengalaman, ia juga memiliki pandangan terkait senjata underrated di PUBG Mobile.
Pandangan Rosemary terhadap SLR

Lewat tanya jawab singkat dengan PUBG Mobile Indonesia, Rosemary mengungkap senjata underrated di PUBG Mobile menurut versinya. Di mana bagi dia, salah satu senjata underrated di PUBGM adalah SLR, Designated Marksman Rifle (DMR).
SLR adalah senjata yang kuat, akan tetapi kurang diminati oleh pemain. Sebab menurut Rosemary, SLR mempunyai damage yang cukup tinggi tetapi kurang diminati oleh pemain karena bullet dropnya yang sulit diprediksi.
“Mungkin (SLR kurang diminati) karena bullet drop-nya susah (untuk diprediksi). Kebanyakan orang lebih suka pakai Mini14 (ditambah lagi) pelurunya sama seperti main weapon yang biasa dipakai yaitu M416,” kata Rosemary.
Dengan perkembangan META saat ini didukung senjata bertipe Shotgun, Rosemary menilai ini membuat popularitas DMR kian terkikis. Tetapi, ia mendukung adanya senjata bertipe DMR karena mendukung tembakan jarak jauh.

“Senjata DMR menurut saya (tetap diperlukan) supaya role khusus menembak jauh itu ada. Sehingga terlihat gamenya lebih memiliki nilai seni dibanding Shotgun. Sekarang, META Shotgun kebanyakan main di tengah dan (cenderung) defensif, lalu siap Shotgun,” imbuhnya.
“Orang yang mau mengambil alih rumah sudah overthinking duluan. Retake compound juga bakal susah karena semua sudah menyiapkan Shotgun. Yang dapat compound sudah pasti aman karena musuh tak mau melakukan push duluan,” katanya menambahkan.
Meski memang popularitas senjata DMR seperti SLR tak begitu tinggi seperti Mini14, akan tetapi senjata tersebut masih efektif untuk digunakan. Salah satu pemain yang masih menggunakan SLR adalah Alvin Syahri “Miseryy” Ramadhan, IGL Persija EVOS.
Miseryy sempat menggunakan SLR ketika PJEV bermain di Miramar, senjata tersebut dirasa bagus untuk membidik musuh dari jarak yang cukup jauh. Belum lagi adanya dukungan dengan damage dari senjata DMR memberi kesulitan bagi musuh yang terlihat.
