PUBG Indonesia – Saat bermain game battle royale seperti PUBG Mobile, kita sering menemukan pembagian tugas atau yang disebut dengan role.
Dalam bermain game PUBG Mobile sendiri, setidaknya ada 5 jenis role yang akan kamu temui, yakni In-game Leader/ Shoutcaller, Rusher, Scout, Sniper dan Support.

Akan tetapi, hingga kini role Support masih menjadi role yang paling kurang diminati. Penyebabnya adalah karena dianggap sebagai role yang tidak penting dari role lainnya. Padahal, saat bermain game battle royale, semua role itu pasti penting.
Agar dapat mendukung timnya dengan baik, seorang support harus memiliki segudang keahlian. Di mana salah satunya menguasai aim jarak jauh dengan menggunakan senjata jarak jauh beserta scope-nya.
Bagi kamu yang ingin menjadi support di game battle royale ini, berikut 5 tips menguasai role Support di PUBG Mobile.
1. Selalu Membawa Persediaan Item Untuk Tim
Kewajiban utama seorang Support di PUBG Mobile adalah memastikan timnya bisa berperang dengan efisien. Di mana dengan menyediakan utility item dari senjata, dan juga peluru beserta attachment-nya, granat, hingga healing item.
Support yang baik tentunya harus selalu sigap mengoper item-item tersebut kepada rekan satu timnya yang sedang membutuhkan. Mereka juga harus mendahulukan memberi yang terbaik untuk tim dibandingkan dirinya sendiri.
2. Membantu Rekan yang Knock
Tugas yang tidak kalah penting lainnya adalah selalu membantu rekan yang knock. Di mana seorang Support tidak boleh menjadi pemain yang knock pertama di dalam timnya tersebut.
Itulah sebabnya Support diharuskan pandai memposisikan diri (positioning) dan dituntut untuk pintar melakukan misi penyelamatan.
3. Membantu Rusher Melakukan Clearing
![]()
Seorang Support dituntut untuk bisa bekerjasama dengan Rusher dalam melakukan retake atau clearing area.
Positioning ini menjadi kunci penting, sebab seorang Support tidak boleh terlalu menempel dengan Rusher, karena beresiko membahayakan diri sendiri dan sang Rusher.
4. Sigap
Memang, sebagian besar keputusan dalam tim diambil oleh kapten atau In-Game Leader (IGL), namun ada kalanya seorang Support juga harus bisa mengambil sebuah keputusan.
Kuncinya, Support harus tahu situasi mana yang lebih penting untuk didahulukan.
5. Memperbanyak Ilmu dan Pengalaman
Dan yang terakhir, seorang Support bisa memperbanyak ilmu dengan menonton gameplay pemain-pemain Support yang tampil di turnamen profesional.
Ilmu tersebut nantinya bisa langsung dicoba sendiri di dalam permainan.
